Langsung ke konten utama

“ TIKUS YANG  SERAKAH “

*       ROZACKY HANISDHA SUBAGIO

*       11901055

*       PAI A/SEMESTER 1

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Suatu hari ada seekor tikus yang sedang berjalan-jalan ditaman, kemudian dia melihat keranjang yang penuh dengan jagung. Dengan perut rasa lapar tikus itu pun langsung menghampiri keranjang tersebut dan ingin memakannya. Lalu tikus itu membuat sebuah lubang kecil dikeranjang supaya bisa masuk kedalam keranjang. Setelah membuat lubang tikus itu pun masuk melalui lubang tersebut dan memakan jagung dalam jumlah yang sangat banyak. Setelah perut sudah kenyang dan perut tikus tersebut membuncit, dia sangat bahagia sudah menghabiskan banyak jagung, setelah nafsunya terpenuhi dia pun ingin keluar dari keranjang tersebut. Tikus tersebut mecoba keluar melalui lubang kecil yang dibuatnya tadi, tetapi dia tidak bisa keluar karena perutnya membuncit karena terlalu banyak makan jagung. Mencoba dan mencoba tetapi tetap tidak bisa keluar, akhirnya tikus itu pun menyerah dan menangis didalam keranjang tersebut.

Pada saat itu juga ada seekor kelici yang kebetulan sedang lewat, ia mendengar ada yang menangis didalam keranjang. Kelinci itu pun langsung menghampiri keranjang tersebut dan bertanya kepada tikus: “Kenapa kamu menangis disini tikus?” .Tikus itu menjawab: “Aku tadi membuat lubang, lalu aku masuk dan sekarang aku ingin keluar tetapi tidak bisa”. Kelinci berkata: “Itu karena salahmu sendiri karena kamu terlalu banyak makan jagung, tunggu sampai perutmu menyusut”. Kelinci tersebut tertawa lalu pergi meninggalkan tikus yang serakah tersebut. Tikus tersebut terdiam dan beberapa saat kemudian tikus pun tertidur sampai pagi setelah bangun dia melihat perutnya sudah menyusut, dia merasa senang dan berpikir : “Wah.... hari ini aku bisa keluar dari keranjang ini”. Tikus itu pun merasa lapar kembali dan dia memakan jagung lagi dengan sangat banyak.

Saat Tikus sedang asyik-asyiknya makan tanpa sadar ada seekor Kucing yang sedang berlalu lalang mengintai Tikus yang serakah itu. Kemudian kucing tersebut menangkap tikus tersebut dengan mendorong tutup keranjang, dan menangkap tikus yang serakah tersebut dan memakannya.

Pesan yang dapat diambil adalah “Kita sebagai manusia tidak boleh serakah, orang serakah tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang didapatnya sekarang, serakah merupakan penyakit hati. Setiap muslim/ah seharusnya menjauhi sifat serakah. Jangan biarkan diri kita diperbudak nafsu dan syaiton, karena nafsu terhadap dunia akan mendorong kita ke jalan yang salah dan mendorong ke arah perbuatan maksiat dan syaiton akan memperkuatnya. Maka dari itu kita harus bersyukur dengan nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Tujuan kita didunia ini hanya beribadah kepada Allah SWT maka dari itu kita harus berusaha meluruskan niat kita semata-mata hanya untuk beribadah dan mendapatkan ridha-Nya”

Wallahu a’lam Bishshawwab.

Wasalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 KOMPETENSI GURU PROFESIONAL

  NAMA : ROZACKY HANISDHA SUBAGIO NIM : 11901055 KELAS: PAI 4/A DOSEN PENGAMPU : FARNINDA ADITIYA, M. Pd. MATA KULIAH : MAGANG 1   KOMPETENSI PROFESIONAL GURU   A.      Pengertian   Kompetensi Profesional Guru kompetensi adalah "pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dikuasai oleh seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya, sehingga ia dapat melakukan perilaku-perilaku kognitif dan psikomotorik dengan sebaik-baiknya". Kompetensi merupakan kemampuan dan berwenangan guru dalam   melaksanakan profesi keguruannya. Sedangkan professional berasal dari kata profesi. Profesi sendiri mempunyai pengertian suatu pekerjaan yang memerlukan suatu keahlian yang diperoleh melalui pendidikan atau latihan khusus. Maka pengertian profesionalisme adalah "suatu pandangan bahwa suatu keahlian tertentu diperlukan dalam pekerjaan tertentu yang mana keahlian itu hanya diperoleh melalui pendidikan khusus atau latihan khusus". Dengan ...