“ TIKUS YANG SERAKAH “
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Suatu hari ada seekor tikus yang
sedang berjalan-jalan ditaman, kemudian dia melihat keranjang yang penuh dengan
jagung. Dengan perut rasa lapar tikus itu pun langsung menghampiri keranjang
tersebut dan ingin memakannya. Lalu tikus itu membuat sebuah lubang kecil dikeranjang
supaya bisa masuk kedalam keranjang. Setelah membuat lubang tikus itu pun masuk
melalui lubang tersebut dan memakan jagung dalam jumlah yang sangat banyak. Setelah
perut sudah kenyang dan perut tikus tersebut membuncit, dia sangat bahagia sudah
menghabiskan banyak jagung, setelah nafsunya terpenuhi dia pun ingin keluar dari
keranjang tersebut. Tikus tersebut mecoba keluar melalui lubang kecil yang
dibuatnya tadi, tetapi dia tidak bisa keluar karena perutnya membuncit karena
terlalu banyak makan jagung. Mencoba dan mencoba tetapi tetap tidak bisa
keluar, akhirnya tikus itu pun menyerah dan menangis didalam keranjang tersebut.
Pada saat itu juga ada seekor
kelici yang kebetulan sedang lewat, ia mendengar ada yang menangis didalam
keranjang. Kelinci itu pun langsung menghampiri keranjang tersebut dan bertanya
kepada tikus: “Kenapa kamu menangis disini tikus?” .Tikus itu menjawab: “Aku
tadi membuat lubang, lalu aku masuk dan sekarang aku ingin keluar tetapi tidak
bisa”. Kelinci berkata: “Itu karena salahmu sendiri karena kamu terlalu banyak
makan jagung, tunggu sampai perutmu menyusut”. Kelinci tersebut tertawa lalu
pergi meninggalkan tikus yang serakah tersebut. Tikus tersebut terdiam dan
beberapa saat kemudian tikus pun tertidur sampai pagi setelah bangun dia melihat
perutnya sudah menyusut, dia merasa senang dan berpikir : “Wah.... hari ini aku
bisa keluar dari keranjang ini”. Tikus itu pun merasa lapar kembali dan dia memakan
jagung lagi dengan sangat banyak.
Saat Tikus sedang asyik-asyiknya
makan tanpa sadar ada seekor Kucing yang sedang berlalu lalang mengintai Tikus
yang serakah itu. Kemudian kucing tersebut menangkap tikus tersebut dengan mendorong
tutup keranjang, dan menangkap tikus yang serakah tersebut dan memakannya.
Pesan yang dapat diambil adalah “Kita
sebagai manusia tidak boleh serakah, orang serakah tidak akan pernah merasa puas
dengan apa yang didapatnya sekarang, serakah merupakan penyakit hati. Setiap
muslim/ah seharusnya menjauhi sifat serakah. Jangan biarkan diri kita diperbudak
nafsu dan syaiton, karena nafsu terhadap dunia akan mendorong kita ke jalan yang
salah dan mendorong ke arah perbuatan maksiat dan syaiton akan
memperkuatnya. Maka dari itu kita harus bersyukur dengan nikmat yang telah Allah
SWT berikan kepada kita. Tujuan kita didunia ini hanya beribadah kepada Allah
SWT maka dari itu kita harus berusaha meluruskan niat kita semata-mata hanya
untuk beribadah dan mendapatkan ridha-Nya”
Wallahu a’lam Bishshawwab.
Wasalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar